20 Jun 2023

ANAK KE 7 - SOPYAN TAJURI BIN RIMIN

 1. SOPYAN TAJURI MENIKAH DENGAN ALM ADE NURMANIAH

    SOPYAN TAJURI MENIKAH DENGAN NURWATI ( ISTRI KE-2)


2. MEMPUNYAI ANAK : 1 RIFKY , 2 , RIFAT

    NURWATI MEMPUNYAI ANAK 1 PEREMPUAN


KESIMPULAN

ISTRI 2

ANAK 3











SEJARAH CIJANGTUNG JAKARTA TIMUR

Cijantung adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kelurahan ini memiliki kode pos 13770 dan memiliki penduduk sebesar 46764 jiwa dengan luas wilayah 2,37 km persegi1. Cijantung berbatasan dengan Kelurahan Gedong di sebelah utara, Kelurahan Tanjung Barat dan Kampung Baru di sebelah barat, Kelurahan Susukan dan Ciracas di sebelah timur, serta Kelurahan Kalisari dan Pekayon di sebelah selatan1.

Sejarah Cijantung berasal dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yang berhulu di Areman, dekat Kelapadua sekarang. Pada pertengahan abad ketujuh belas kawasan itu sudah berpenghuni, sebagaimana dilaporkan oleh Kapten Frederick H. Muller, yang memimpin ekspedisi pasukan Kompeni pertama yang menjelajahi daerah sebelah selatan Meestercornelis1. Ekspedisi Muller tersebut dilakukan karena terdorong oleh adanya berita – berita tentang adanya gerombolan orang- orang Mataram di daerah pedalaman, serta adanya jalan darat yang biasa digunakan oleh orang – orang Banten ke Priangan, melalui Muaraberes, di tepi sungai Ciliwung1.

Cijantung pada zaman kolonial merupakan hutan belantara. Saking lebatnya hutan di sana, butuhkan waktu 3 hari untuk menempuh perjalanan Cijantung-Jatinegara2. Kini kawasan Cijantung sangat berkembang dengan penduduk yang cukup padat. Daerah Cijantung menjadi markas dari pasukan elite TNI AD Kopassus2. Keberadaan pasukan elite di Cijantung bermula saat pemindahan unsur-unsur tempur Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) pada tahun 19592.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊



Ada tempat wisata menarik di sekitar Cijantung?

Tentu saja! Ada banyak tempat wisata menarik di sekitar Cijantung, Jakarta Timur. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang dapat Anda kunjungi di sekitar Cijantung:

Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊





Apa saja tugas BNN?



Bagaimana cara melaporkan penyalahgunaan narkoba ke BNN?



Apakah ada program pencegahan yang dilakukan oleh BNN?

Ya, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan beberapa program unggulan secara massif bersama dengan seluruh komponen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta para orangtua untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika1. Beberapa program unggulan dari bidang pencegahan yang telah dilaksanakan selama tahun 2020, yaitu:

  1. Rumah Edukasi Anti-Narkoba (REAN.ID) yang dapat diakses pada portal rean.bnn.go.id2. Melalui portal ini, BNN menggelar lomba video kreatif dengan mengangkat kearifan budaya lokal dan dihubungkan dengan #hidup100persen sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat1.
  2. Aplikasi Sistem Pelaporan Relawan Anti-Narkoba (Siparel) yang memudahkan relawan dalam melakukan sosialisasi dan melaporkan kegiatannya1.
  3. Social Media Center (SMC) untuk melakukan pemantauan dan pengukuran terhadap aktivitas postingan media sosial terkait P4GN1.
  4. CNS podcast yang mengudara bersama berbagai narasumber yang kompeten dengan durasi 30 menit dengan bentuk dialog dua arah dalam kanal YouTube1.
  5. Kampanye dengan tema #hidup100persen yang diharapkan menjadi sebuah gerakan massal, terutama bagi para pekerja media dan lingkungan kementrian atau lembaga untuk bersama-sama digelorakan hastag atau tagar ini di berbagai lapisan masyarakat1.
  6. Desa Bersinar (Bersih Narkoba) bekerja sama dengan pemerintah setempat, masyarakat, dan swasta membentuk strategi dengan membuat regulasi, kegiatan P4GN, relawan antinarkoba, dan agen pemulihan1.
  7. Membentuk relawan antinarkoba yang sampai dengan saat ini BNN telah memiliki 6.290 orang relawan yang tersebar di seluruh Indonesia1.
  8. Intervensi ketahanan keluarga berbasis sumber daya desa sebagai prioritas nasional1.
  9. Strategi menggunakan media konvergensi seperti kampanye media sosial dan situs web atau berbagai platform untuk berkomunikasi secara langsung dan interaktif kepada publik1.

Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang program-program pencegahan yang dilakukan oleh BNN? 😊




Tidak ada komentar:

Posting Komentar