1. SOPYAN TAJURI MENIKAH DENGAN ALM ADE NURMANIAH
SOPYAN TAJURI MENIKAH DENGAN NURWATI ( ISTRI KE-2)
2. MEMPUNYAI ANAK : 1 RIFKY , 2 , RIFAT
NURWATI MEMPUNYAI ANAK 1 PEREMPUAN
KESIMPULAN
ISTRI 2
ANAK 3
Cijantung adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kelurahan ini memiliki kode pos 13770 dan memiliki penduduk sebesar 46764 jiwa dengan luas wilayah 2,37 km persegi1. Cijantung berbatasan dengan Kelurahan Gedong di sebelah utara, Kelurahan Tanjung Barat dan Kampung Baru di sebelah barat, Kelurahan Susukan dan Ciracas di sebelah timur, serta Kelurahan Kalisari dan Pekayon di sebelah selatan1.
Sejarah Cijantung berasal dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yang berhulu di Areman, dekat Kelapadua sekarang. Pada pertengahan abad ketujuh belas kawasan itu sudah berpenghuni, sebagaimana dilaporkan oleh Kapten Frederick H. Muller, yang memimpin ekspedisi pasukan Kompeni pertama yang menjelajahi daerah sebelah selatan Meestercornelis1. Ekspedisi Muller tersebut dilakukan karena terdorong oleh adanya berita – berita tentang adanya gerombolan orang- orang Mataram di daerah pedalaman, serta adanya jalan darat yang biasa digunakan oleh orang – orang Banten ke Priangan, melalui Muaraberes, di tepi sungai Ciliwung1.
Cijantung pada zaman kolonial merupakan hutan belantara. Saking lebatnya hutan di sana, butuhkan waktu 3 hari untuk menempuh perjalanan Cijantung-Jatinegara2. Kini kawasan Cijantung sangat berkembang dengan penduduk yang cukup padat. Daerah Cijantung menjadi markas dari pasukan elite TNI AD Kopassus2. Keberadaan pasukan elite di Cijantung bermula saat pemindahan unsur-unsur tempur Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) pada tahun 19592.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊
Berdasarkan berbagai literatur sejarah, nama Cijantung berasal dari nama sebuah anak sungai Ciliwung, yang berhulu di Areman, dekat Kelapadua sekarang1. Kawasan Cijantung sudah berpenghuni sejak awal abad ke-171. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊
Anda dapat menuju ke Cijantung dari Jakarta Pusat dengan menggunakan transportasi umum seperti bus atau kereta. Salah satu cara untuk mencari rute terbaik adalah dengan menggunakan aplikasi seperti Moovit12 atau mengunjungi situs web PT Transportasi Jakarta untuk melihat peta rute bus TransJakarta3.
Menurut Moovit, salah satu pemberhentian bus terdekat ke Cijantung di Jakarta Timur adalah Seberang Sekolah Islam PB Soedirman, yang berjarak sekitar 4 menit berjalan kaki dari Cijantung1. Bus pertama yang menuju Cijantung di Jakarta Timur adalah M061.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊
Tentu saja! Ada banyak tempat wisata menarik di sekitar Cijantung, Jakarta Timur. Berikut ini adalah beberapa tempat wisata yang dapat Anda kunjungi di sekitar Cijantung:
- Mal Graha Cijantung1: Mal ini terletak di Jl. Pendidikan no.1 Cijantung, dekat komplek Kopasus1.
- Kebun Binatang Ragunan1: Kebun binatang ini terletak di Pasar Minggu, Jakarta dan hanya berjarak sekitar 2 km dari Mal Graha Cijantung1.
- Taman Mini Indonesia Indah1: Taman Mini Indonesia Indah adalah taman rekreasi yang menampilkan kebudayaan Indonesia dan terletak di Jl. Cipayung Raya Jakarta Timur, hanya berjarak sekitar 4,5 km dari Mal Graha Cijantung1.
- Masjid Istiqlal1: Masjid Istiqlal adalah masjid terbesar di Indonesia dan terletak di Jl. Taman Wijaya Kusuma Jakarta Pusat, hanya berjarak sekitar 7,9 km dari Mal Graha Cijantung1.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊
BNN adalah singkatan dari Badan Narkotika Nasional. BNN adalah sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol1. BNN dipimpin oleh seorang kepala yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden1. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang BNN? 😊
Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah sebuah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, prekursor dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol1. Berikut ini adalah beberapa tugas yang menjadi tanggung jawab BNN:
- Menyusun dan melaksanakan kebijakan nasional mengenai pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika2.
- Mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika2.
- Berkoordinasi dengan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika2.
- Meningkatkan kemampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial pecandu Narkotika, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun masyarakat2.
- Memberdayakan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika2.
- Memantau, mengarahkan, dan meningkatkan kegiatan masyarakat dalam pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Psikotropika Narkotika2.
- Melalui kerja sama bilateral dan multiteral, baik regional maupun internasional, guna mencegah dan memberantas peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika2.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang BNN? 😊
Anda dapat melaporkan penyalahgunaan narkoba ke Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan beberapa cara. Salah satu cara yang paling mudah adalah melalui situs resmi BNN di bnn.go.id/lapor1. Berikut adalah langkah-langkah untuk melaporkan penyalahgunaan narkoba melalui situs resmi BNN:
- Buka link bnn.go.id/lapor1.
- Isi Identitas Pelapor (Nama, Email, Nomor Telepon, Alamat)1.
- Isi Identitas Terlapor (Nama, Email, Nomor Telepon, Alamat)1.
- Upload Foto Lokasi1.
- Centang salah satu jenis Narkoba yang terlapor gunakan1.
- Isi Banyaknya/Jumlah Narkoba1.
- Pilih salah satu Peran Terlapor (Pengguna, Bandar, Pengedar, Kurir, lainnya)1.
- Profesi/Pekerjaan Terlapor1.
Data yang Anda kirimkan akan dirahasiakan sepenuhnya oleh BNN2. Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang cara melaporkan penyalahgunaan narkoba ke BNN? 😊
Ya, Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan beberapa program unggulan secara massif bersama dengan seluruh komponen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta para orangtua untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika1. Beberapa program unggulan dari bidang pencegahan yang telah dilaksanakan selama tahun 2020, yaitu:
- Rumah Edukasi Anti-Narkoba (REAN.ID) yang dapat diakses pada portal rean.bnn.go.id2. Melalui portal ini, BNN menggelar lomba video kreatif dengan mengangkat kearifan budaya lokal dan dihubungkan dengan #hidup100persen sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat1.
- Aplikasi Sistem Pelaporan Relawan Anti-Narkoba (Siparel) yang memudahkan relawan dalam melakukan sosialisasi dan melaporkan kegiatannya1.
- Social Media Center (SMC) untuk melakukan pemantauan dan pengukuran terhadap aktivitas postingan media sosial terkait P4GN1.
- CNS podcast yang mengudara bersama berbagai narasumber yang kompeten dengan durasi 30 menit dengan bentuk dialog dua arah dalam kanal YouTube1.
- Kampanye dengan tema #hidup100persen yang diharapkan menjadi sebuah gerakan massal, terutama bagi para pekerja media dan lingkungan kementrian atau lembaga untuk bersama-sama digelorakan hastag atau tagar ini di berbagai lapisan masyarakat1.
- Desa Bersinar (Bersih Narkoba) bekerja sama dengan pemerintah setempat, masyarakat, dan swasta membentuk strategi dengan membuat regulasi, kegiatan P4GN, relawan antinarkoba, dan agen pemulihan1.
- Membentuk relawan antinarkoba yang sampai dengan saat ini BNN telah memiliki 6.290 orang relawan yang tersebar di seluruh Indonesia1.
- Intervensi ketahanan keluarga berbasis sumber daya desa sebagai prioritas nasional1.
- Strategi menggunakan media konvergensi seperti kampanye media sosial dan situs web atau berbagai platform untuk berkomunikasi secara langsung dan interaktif kepada publik1.
Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang program-program pencegahan yang dilakukan oleh BNN? 😊




Tidak ada komentar:
Posting Komentar