1. PERNIKAHAN ISAH DENGAN JUNAIDY NOIN
PUNYA ANAK -3 ( IIS, DITA DAN KARLINA)
2. IIS MENIKAH DENGAN ANIK PUNYA ANAK -2
3. DITA MENIKAH DENGAN DANANG PUNYA ANAK-1
4. KARLINA MASIH PROSES MENUNGGU LAMARAN
KESIMPULAN
ANAK - 3
CUCU-3
Kesehatan Kopassus adalah salah satu bagian dari Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Puskesad) yang bertugas membina kesehatan prajurit, PNS TNI AD, beserta keluarganya secara terus-menerus dan berkesinambungan agar dapat dicapai kondisi sehat fisik, jiwa, dan sosial yang berpengaruh terhadap kesiapan prajurit1. Di tingkat Pusat dan Daerah terdapat Satuan Kesehatan yang operasionalnya dikendalikan oleh masing-masing pimpinannya seperti Kesehatan Kostrad, Kesehatan Kopassus, Kesehatan Akmil, Kesehatan Kodam1.
Kepala Kesehatan Kopassus saat ini dijabat oleh Letnan Kolonel TNI dokter Saharun Iso, Sp.K.O. Beliau dilantik menggantikan Letkol TNI dr Hilary pada tahun 20212. Dokter Saharun merupakan dokter spesialis olahraga yang pernah melakukan penelitian di Pusat Pendidikan Pasukan Khusus, Kopassus TNI AD sebagai bahan untuk mendapatkan titel dokter spesialis olahraga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia2.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda! 😊
Untuk bergabung dengan Kopassus, Anda harus memenuhi beberapa syarat umum sebagai berikut:
- Perwira TNI harus menyelesaikan Diksus/Diksarcab dengan usia di bawah 35 tahun, sedangkan Bintara dan Tamtama harus selesai dengan usia di bawah 27 tahun1.
- Tes psikologi harus di atas rata-rata (> 100)1.
- Sehat dan tidak memiliki kelainan atau penyakit sama sekali1.
- Mampu melakukan lari dengan jarak 2,4 km dalam 12 menit1.
- Mampu melakukan push up sebanyak 35-40 kali dalam satu menit1.
Kopassus akan membentuk tim perekrut/recruitmen yang mendatangi rindam-rindam untuk melakukan seleksi kepada para prajurit TNI yang telah menyelesaikan Diksarcab/Diksus kepada perwira yang berusia di bawah 35 tahun, atau kepada bintara dan tamtama yang berusia di bawah 27 tahun2. Kegiatan rekrutmen tersebut dikenal dengan istilah “werving” yang terdiri dari serangkaian tes kesehatan, fisik, akademis dan psikologi2.
Setelah melewati proses seleksi dan dipilih, prajurit yang memenuhi kriteria tersebut akan dikirim ke Markas Komando Pasukan Khusus di Cijantung selanjutnya dipersiapkan untuk menghadapi pendidikan Komando di Batujajar, Jawa Barat2. Salah satu faktor terpenting adalah seorang prajurit tersebut haruslah memiliki minat untuk menjadi seorang prajurit komando2.
Semoga jawaban ini membantu! 😊
Kopassus (Komando Pasukan Khusus) adalah bagian dari Komando Utama Tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat. Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, Penembak Jitu, Pengintaian, dan Anti Teror1.
Tugas pokok Kopassus adalah membantu Kepala Staf TNI Angkatan Darat dalam membina fungsi dan kesiapan operasional pasukan khusus serta menyelenggarakan Operasi Komando, Operasi Sandi Yudha dan Operasi Penanggulangan Teror sesuai perintah Panglima TNI dalam rangka mendukung Tugas Pokok TNI2. Tugas Kopassus pada bidang Operasi Militer Perang (OMP) diantaranya Direct Action serangan langsung untuk menghancurkan Instalasi Vital dan logistik musuh, Combat SAR, Anti Teror, Advance Combat Intelligence (Operasi Inteligen Khusus)1. Selain itu, Tugas Kopassus pada bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) diantaranya Humanitarian Asistensi (bantuan kemanusiaan), AIRSO (Operasi Anti Insurjensi, Separatisme dan Pemberontakan), perbantuan terhadap Kepolisian (sesuai permintaan perbantuan), SAR Khusus serta Pengamanan VVIP1.
Semoga jawaban ini membantu! 😊
Saat ini, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus adalah Brigadir Jenderal TNI Iwan Setiawan1. Penunjukan Brigjen Iwan Setiawan sebagai Danjen Kopassus tercantum dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/271/III/2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia1. Brigjen Iwan Setiawan menggantikan Mayor Jenderal Widi Prasetijono yang dipercaya menjadi Pangdam IV/Diponegoro menggantikan Mayjen Rudianto1.

.jpeg)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar